hari ini ingin aku bakar,
sepi, apa sahaja yg ada yg bisa menimbulkan bayang,
pun kau;
hingga aku yakin aku telah sendirian.
waktu ini berjalan begitu lambat,
seolah menghardik diri terkoyak sepi,
IA itu rumit hingga enga bisa kuberkelit,
kenapa nga pergi saja jika sepi selalu selimuti?
nga peka kah ama semuanya?
dahan itu rapuh kenapa dipatahkan?
kecewa namun tertawa.
iyaa aku manusia walau punya hati sekeras batu,
masih ada ruang ruang kecil mahu di isi,
kenapa harus menyangka dari setia?
.........................................................................................
*otak xbetoi*